Laman kepresidenan menulis, pemenang nobel perdamaian itu mengumumkan akan kembali maju sebagai calon presiden. Hingga Desember lalu, Ramos Horta menyangkal akan kembali maju sebagai calon presiden. Ramos Horta menjadi presiden pada 2007 lalu melalui jalur independen. Ia menyingkirkan calon dari partai Fretilin Lu Olo dengan suara hampir 70%.
Pada pemlu itu, ia mendapat dukungan Perdana Menteri Xanana Gusmau dan Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor Leste. Dalam pemilu depan, 10 calon telah menyatakan maju sebagai capres. Para pengamat memperkirakan persaingan akan berlangsung sengit antara calon dari Partai Fretilin Lu Olo and bekas panglima Taur Matan Rua. (AFP)




