KBR68H

    

Last update10:25:40 PM GMT

Yuk Ikutan SNMPTN & Bidikmisi!

  • PDF

KBR68H - Masih bingung mau kuliah di mana selepas sekolah? Gak usah bingung deh! Mending ikutan seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)  2012. Ada banyak Perguruan Tinggi Negeri berkualitas yang bisa jadi pilihan kamu.  Ada pula tawaran beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi lho lewat program Bidikmisi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memang menggelar program SNMPTN berbarengan dengan program bantuan biaya pendidikan bagi 30.000 siswa di tahun ini. Program tersebut dinamakan Bidikmisi. Program ini satukan supaya memudahkan pendataan penerima bantuan. “Memudahkan pendataan dan evaluasi,” ujar Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud Illah Sailah. Illah Sailah menjelaskan program Bidikmisi ditujukan bagi calon mahasiswa berprestasi yang kurang mampu. “Kita ingin yang ekonominya kurang, penghasilan orangtua yang gak lebih dari 3 juta, bisa juga akses pendidikan di bangku kuliah yang katanya mahal,” terang Illah Sailah.

Program ini juga merupakan target 100 hari kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka penyediaan akses pendidikan yang baik buat masyarakat. Penerima bantuan program Bidikmisi direkomendasikan oleh kepala sekolah. “Kepala sekolah yang daftarin murid berprestasinya, ada 30 yang mau diikutsertakan, ya daftar 30 kali secara online ke bidikmisi.dikti.go.id,” sebut Illah Sailah. Kalau untuk Program SNMPTN memiliki dua jalur. Yaitu: jalur undangan dan ujian tertulis. “Jalur undangan basisnya prestasi siswa selama sekolah SMA/SMK/STM atau pendidikan sederajat, kalau tertulis sama aja kayak tes biasa,” tutur Ketua Pelaksanaan SNMPTN 2012, Ahmaloka.

Menurut Ahmaloka, proses SNMPTN yang melalui jalur undangan diberikan kepada seluruh sekolah yang ada di Indonesia. Baik itu yang sudah terakreditasi ataupun belum. “Ada yang akreditasi A, B,C dan belum, komposisnya 50% buat yang bagus, mungkin yang belum terakreditasi kuotanya hanya 5%,” terang Ahmaloka.

Kualitas PTN & Peminat

Program Bidikmisi berlaku untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri. Saat ini total ada 92 Perguruan Tinggi Negeri yang diberi program  Bidikmisi. “Kita berikan program itu, tapi politeknik dan perguruan tinggi bidang seni gak ikut masuk dalam seleksi SNMPTN,” ujar Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud Illah Sailah. Anggaran yang disediakan tahun ini cukup besar. “Kami sediakan anggaran buat 30000 mahasiswa yang dikalikan Rp 6 juta,” sebut Illah Sailah.

Animo masyarakat buat ikut program SNMPTN dan Bidikmisi boleh dibilang setiap tahunnya membludak. “2011, hampir 70 ribu lebih, yang masuk seleksi hanya 20 ribu, berikutnya kita tambah 10 ribu karena ada tambahan anggaran,” ungkap Illah Sailah. Kualitas pendidikan dari Perguruan Tinggi Negeri yang diikutsertakan dalam program SNMPTN dan Bidikmisi tentu memiliki mutu yang berbeda-beda. Tapi untuk kurikulum biasanya ada kesamaan. “Ada yang sama, ada yang lebih kuat dan lemah,” tukas Ketua Pelaksanaan SNMPTN 2012, Ahmaloka.

Bagi mahasiswa yang berhasil mendapatkan bantuan pembiayaan dari Bidikmisi akan dibebaskan biaya kuliah sampai selesai. Ada pula tunjangan untuk biaya hidup. “Sampai lulus, buat S1. D3, D4, kalau buat kedokteran untuk profesinya kita minta PTN yang menanggung,” tutur Illah Sailah. Pengelolaan Bidikmisi di Universitas diserahakan kepada Perguruan Tinggi Negeri penerima program dari Kemendikbud. “Kita serahkan ke PTN sampai ke pencairannya, tapi tetap ada pengawasan dari kita,” kata Illah Sailah.

Sedia Payung Sebelum Hujan

Pelaksanaan program SNMPTN dan Bidikmisi bukan tanpa kendala. Salah satu kendala yang dihadapi adalah akses program bagi calon mahasiswa yang berada di pelosok atau daerah terpencil. Hal ini karena sistem yang digunakan untuk mengakses kedua program tersebut berbasis online (pendaftaran lewat internet). “Buat yang di Indonesia timur, pelosok, pelosok jadi agak susah aksesnya,” cerita Ketua Pelaksanaan SNMPTN 2012, Ahmaloka.

Untuk memudahkan mereka yang berada di daerah mengakses program ini, Kemendikbud bekerjasama dengan pihak lain. “Daftar bisa lewat jalur undangan maupun tertulis di PT POS Indonesia, Plasa Telkom dan Bank Mandiri,” sebut Ahmaloka. Kendala lainnya yang mungkin muncul saat berlangsungnya proses seleksi adalah perjokian. Namun Ahmaloka menjamin hal tersebut bisa diantisipasi. “Kita ada strateginya, salah satunya ya pakai cara pendaftaran online, cara lainnya gak mungkin kita buka di sini, nanti ketahuan,” tukas Ahmaloka.

Cermat & Sesuaikan Kemampuan

Bagi para calon mahasiswa jangan pernah takut untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri lewat program SNMPTN dan Bidikmisi. Kesempatan ini berlaku untuk siapa saja. Termasuk para siswa di daerah terpencil. Namun ada hal yang harus diperhatikan ketika mengikuti program ini. Pertama adalah pilihlah jurusan sesuai dengan kemampuan dan minat. Kedua janganlah pernah percaya omongan atau bujuk rayu seseorang. “Bisa masuk kalau bayar sekian, bocoran soal, kita buat banyak soal ujian yang beda-beda, dll,” ujar Ketua Pelaksanaan SNMPTN 2012, Ahmaloka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berharap pelaksanaan program SNMPTN dan Bidikmisi bisa berjalan lancar.

Kepala sekolah diminta untuk mencari calon mahasiswa yang benar-benar berprestasi dan kurang mampu. “Keandalan dan kebagusan data bisa dipertahankan,” kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud Illah Sailah. Begitupun bagi PTN penerima Bidikmisi, periksalah data calon mahasiswa yang ikut program bantuan pembiayaan pendidikan ini. “Berdayakan mahasiswa Bidikmisi yang sudah ada di kampus, untuk memantau, tapi jalurnya  tetap di kepala sekolah,” tutup Illah Sailah.

 

Informasi Lebih Lanjut Kunjungi:

http://www.snmptn.ac.id

http://bidikmisi.dikti.go.id

 

Perbincangan ini merupakan Kerjasama KBR68H dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tags:

blog comments powered by Disqus