KBR68H

    

Last update02:09:55 PM GMT

Editorial

Deja Vu Bantuan Langsung Tunai !

IlustrasiKBR68H - Setelah maju mundur tanpa kepastian, ada sinyal dari Istana soal  kebijakan pembatasan BBM Bersubsidi. Menaikkan harga BBM Bersubdisi menjadi pilihan pemerintah, setelah sebelumnya kelihatan ragu-ragu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan kenaikan harga BBM subsidi tak bisa dihindari karena harga minyak internasional saat ini  sudah tembus US$ 115 per barel.   Dengan harga minyak dunia  yang terus merangkak, APBN jebol  Rp100 miliar per hari. Maka untuk menyelamatkan anggaran negara, mau tidak mau pemerintah harus memilih kebijakan yang tidak populer ini.

Add a comment

Lagi-lagi Rekening Mencurigakan Pejabat

IlustrasiKBR68H - Lagi-lagi rekening gendut mencurigakan. Kali ini Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan ada rekening mencurigakan anggota DPR, aparat hukum dan sejumlah menteri. Akankah laporan itu ditindaklanjuti? Atau hanya berhenti sebatas laporan?

Dalam rapat dengan Komisi III DPR, PPATK menyebutkan adanya satu-dua menteri yang melakukan transaksi mencurigakan. Hal yang sama juga terjadi pada 89 anggota Polri, 12 orang dari Kejaksaan Agung, 7 hakim, dan 65 anggota DPR. Untuk anggota dewan ini ada sekitar dua ribu transaksi mencurigakan. Mayoritas mereka berasal dari Badan Anggaran DPR.

Add a comment

Selamat Tinggal “Anak Haram”

IlustrasiKBR68H - Putusan Mahkamah Konstitusi memberikan kemenangan pada anak-anak yang selama ini harus hidup menanggung kata “haram”.

Pekan lalu MK memutuskan untuk mengakui status hukum anak yang lahir di luar perkawinan. Merekalah yang kerap disebut sebagai “anak haram” lantaran orangtua mereka tak melewati prosesi pernikahan yang dianggap “halal”.

Add a comment

Jangan Sia-Siakan Harapan Publik

IlustrasiKBR68H - Kondisi politik nasional menunjukkan kecenderungan memburuk. Kondisi serupa terjadi di bidang penegakan hukum. Itulah penilaian publik dari hasil survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis kemarin.

Add a comment

Suara Dari Indonesia Timur

Poster VoteKBR68H - Indonesia bukan hanya Jakarta atau Jawa.  Namun kenyataannya, sampai saat ini masih ada 183 daerah tertinggal di Indonesia.  Daerah yang miskin dan minim infrastruktur. Sebagian besar daerah itu terletak di Indonesia Timur. Jumlah daerah tertinggal itu tidak berkurang banyak di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di masa awal pemerintahan Presiden SBY pada 2004 jumlah daerah miskin di Indonesia mencapai 199 kabupaten. Kini memasuki periode kedua pemerintahan jumlahnya hanya berkurang sedikit. Padahal data-data perekonomian Indonesia membaik. Bahkan menjadi salah satu yang terbaik di Asia. Tapi sayang itu semua tidak berdampak banyak bagi pembangunan Indonesia Timur. Add a comment