Kasus ini berawal saat Mourinho memeriksa kondisi lapangan di stadion Luzhniki menjelang laga Liga Champions melawan CSKA Moscow. Mourinho tertangkap kamera mengucapkan kata "maricones", yang dalam bahasa Inggris artinya "faggots", yakni ungkapan yang biasa dilontarkan untuk menghina kaum gay.
Louise Englefield, ketua EGLSF, meminta UEFA mengambil tindakan atas komentar yang disiarkan saluran TV Spanyol Quatro itu.
“Homophobia tidak lagi diterima dalam dunia sepak bola. Apalagi komentar itu muncul dari salah satu tokoh sepak bola. Kami sangat kecewa dengan pernyataan Mourinho itu. Kami meminta UEFA mengambil tindakan dan menjatuhkan sanksi,” tegas Louise Englefield. (espnstar)




