Pasalnya, SBY sempat mendengar rumor kalau kasus yang kini membelit partainya itu tengah diulur-ulur. Ia pun menegaskan kalau KPK adalah lembaga independen yang tidak bisa diintervensi.
“Saya juga mendengar, katanya ada semacam proses mengulur waktu biarkan tidak segera diputuskan biar sampai 2014 Partai Demokrat jadi bulan-bulanan. Katanya begitu, saya gak percaya karena tidak mungkin KPK dengan nama baik dan tanggungjawab bisa dipengaruhi siapa pun untuk melakukan itu. dan rakyat akan mengaudit apa yang kita lakukan semua.”
Demikian Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, hasil survei menunjukan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Partai Demokrat merosot akibat diterpa kasus suap Wisma Atlet Sea Games.
Hal itu terungkap dalam jajak pendapat yang dilaksanakan Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Tingkat elektabilitas Partai Demokrat turun tujuh persen dari semula sekitar dua puluh persen. Hal lain yang membuat tingkat elektabilitas Partai Demokrat menurun yakni karena popularitas Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono juga melorot.




