Anggota Komisi Perhubungan DPR Mohammad Toha menilai penangkapan ini mencerminkan proses seleksi pilot yang tidak ketat. Apalagi kasus ini bukanlah kali pertama terjadi di Lion Air.
“Artinya memang harus dievaluasi lagi itu, sistem seleksi mereka. Saya kemarin dapat masukan dari seorang pilot yang sekarang dijajaran struktural yang sudah tinggi. Yang mengatakan bahwa pilot yang dulu, screening dan seleksinya sangat ketat, sehingga dulu itu ketika jadi pilot akan bangga. tapi sekarang katanya sangat longgar sekali dan ini merupakan indikasi juga.”
Anggota Komisi Perhubungan DPR RI Mohammad Toha. Ini merupakan kali ketiga pilot Lion Air ditangkap karena menggunakan narkotik. Bulan lalu, seorang pilot Lion Air juga ditangkap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, karena kasus serupa. Komisi Perhubungan DPR pun berencana memanggil manajemen perusahaan Lion Air.




