Sebelumnya, seorang pilot Lion Air tertangkap di Kota Surabaya, Jawa Timur, saat sedang menggunakan sabu-sabu. Anggota Komisi Perhubungan Mohammad Toha menilai ada kelemahan dalam pengawasan dan pembinaan terhadap karyawan Lion Air.
“Panggil aja pak Edward itu, ya Dirutnya lah. panggil itu dan yang tukang screening atau seleksinya itu, kalau itu benar-benar ada ditangkap lagi pilotnya. Khusus Lion, karena yang ketangkep Lion semua kan. artinya ya memang pengawasan satu lemah terhadap karyawan, pembinaan juga lemah terhadap mereka. mungkin saat seleksi tidak secara ketat dilihat secara track record mungkin juga tidak secara ketat mentes atau menguji mereka.”
Demikian anggota Komisi Perhubungan Mohammad Toha. Ini merupakan kali ketiga pilot Lion Air ditangkap karena menggunakan narkotik. Bulan lalu, seorang pilot Lion Air juga ditangkap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, karena kasus serupa.




