Kuasa Hukum masyarakat Kabupaten Rokan Hulu Nasir Sitohang mengatakan, perwakilan warga dan LSM Sekretariat Bersama Pemulihan Hak Rakyat bakal melaporkan hal ini Senin pekan depan. Nantinya masyarakat akan mengadukan permasalahan tapal batas di daerah itu yang berujung aksi kekerasan.
“Besok ke Jakarta, hari ini meluncur ke Pekanbaru. jadi nanti kita akan bicarakan masalah ini di DPR RI. Kita disana besok akan bersama dengan sekber pemulihan hak-hak rakyat.”
Demikian Kuasa Hukum masyarakat Rokan Hulu Nasir Sitohang. Bentrok warga dan anggota Brimob terjadi dua hari lalu. Warga diserang puluhan anggota Brimob yang diduga disiapkan untuk mengamankan lokasi perkebunan perusahaan. Warga Desa Batang Kumu mengklaim tanah seluas 5.800 hektare adalah milik mereka. Namun, PT Mazuma Agro Indonesia menyatakan lahan itu milik perusahaan. Konflik agraria ini sudah berlangsung hampir delapan tahun, namun kembali memanas dalam sepekan terakhir.




