KBR68H, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegur Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar terkait unjuk rasa buruh Bekasi di ruas tol Cikampek.
Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden menilai Menteri Tenaga Kerja tidak berperan aktif dalam penyelesaian kasus demo buruh itu. Menurut Julian, Presiden meminta Menakertrans Muhaimin Iskandar untuk memfasilitasi komunikasi antar kedua belah pihak agar permasalahan tersebut tak berlarut-larut.
Ini adalah satu hubungan antara pengusaha setempat dan para buruh sendiri, itu bisa difasilitasi dengan peran dari Kemenakertrans. Kita mengenal ada bipartit, tripartid, tripartid ini lah peran aktif dari Kemenakertrans yang bisa menjembatani, memfasilitasi terjalinnya komunikasi antara kedua pihak sehingga akhirnya ditemukan titik kesepahaman. Dengan demikian berarti kan tidak perlu terkadi seperti hari ini terjadi pemblokiran jalan tol yang dilakukan para buruh
Itu tadi Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha. Sejak pagi tadi ribuan buruh di Bekasi memblokir ruas Tol Cikampek. Aksi dipicu keputusan PTUN Bandung yang memenangkan gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia APINDO. APINDO menggugat SK Gubernur jawa Barat lantaran APINDO mengklaim SK tersebut mengabaikan pendapat Dewan Pengupahan Daerah Kabupaten Bekasi. Akibat pembatalan Sk itu buruh terancam menerima upah berdasar UMK 2011 sebesar 1,2 juta lebih.




