Ratusan desa dan puluhan ribu orang tidak memperoleh pasokan selagi salju terus menumpuk. Es juga menyumbat sungai dan sejumlah pelabuhan utama. Di Serbia para pejabat melarang semua lalu lintas di sungai Donau, Sava dan Tisa yang tersumbat es selama sepuluh hari lagi.
Jumlah korban tewas di seluruh Eropa telah bertambah hingga lebih dari 400 oran, sementara korban tewas terbaru dilaporkan terus terjadi di Eropa Tengah dan Timur. Kantor berita Perancis AFP mengatakan para pejabat Rusia menaikkan angka korban tewas menjadi lebih dari 100 orang, sementara 44 kasus kematian baru dikatakan terjadi akibat cuaca dingin sejak awal Februari.
Selagi beberapa bagian Eropa mengumumkan status darurat, para peramal cuaca memperingatkan mungkin beberapa pekan lagi, sebelum perubahan cuaca dingin yang tiba-tiba ini berlalu. Omar Baddour dari Organisasi Meteorologi Dunia memperkirakan suhu di bawah nol derajat akan mulai menghangat pekan depan. Tetapi ia mengatakan dibutuhkan waktu hingga akhir bulan bagi Eropa untuk melihat perubahan signifikan. (VOA)





