KBR68H, Mimika - Kepolisian Mimika akan menyiagakan lebih dari 600 personil untuk menjaga aksi mogok kerja karyawan PT Freeport Indonesia 15 September mendatang.
Kepala Bagian Operasi Polres Mimika Syamsu Ridwan mengatakan, saat ini sedang mempelajari surat pemberitahuan aksi mogok kerja Serikat Pekerja Freeport. Rencananya karyawan akan melakukan aksi mogok kerja di Alun-alun Pusat Perkantoran Freeport di Kuala Kencana. Namun, rencana ini masih dipertimbangkan kepolisian karena Kuala Kencana termasuk kawasan Objek Vital Nasional.
“seluruh polres siagalah, terkait dengan permintaan di alun-alun gimana? Ya kita analisa dulu ya karena surat baru masuk senin kemarin jadi materi kita cek dulu kita analisa dulu baru nanti kita sampaikan, seluruh personil itu kira-kira berapa? Kalau seluruh polres 650 nanti kita lihat situasi di lapangan nanti”
Demikian Kepala Bagian Operasi Polres Mimika Syamsu Ridwan. Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia akan kembali mogok kerja selama sebulan terhitung mulai Kamis, 15 September mendatang. Aksi ini dilakukan menyusul tidak adanya kata sepakat dalam perundingan Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja dan Manajemen Freeport. Karyawam menuntut kenaikan upah yang diajukan Serikat Pekerja.





